Senin, 01 April 2013

Sistem Operasi


KATA PENGANTAR


Puja dan puji syukur kehadirat Tuhan YME yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada saya. Dengan rahmat dan hidayah-Nya, Alhamdulillah Makalah Sistem Operasi yang berjudul “Tugas 1  Sistem Operasi” ini dapat terselesaikan dangan tepat waktu. Makalah ini saya buat untuk memenuhi tugas pertama dari mata kuliah sistem operasi.

Terima kasih saya ucapkan kepada Ibu Dosen Nuryuliani atas bimbingannya dan semua  pihak yang telah membantu dalam bentuk materi dan saran, serta dibuat dengan segala masukan dan kekurangan yang telah diberikan pada saya sehingga makalah ini dapat selesai.

Saya berharap kepada semua pihak dengan segala kritik dan saran yang bersifat membangun, sangat saya harapkan untuk dimasa yang akan datang agar bisa menyempurnakan makalah ini, sebab makalah ini masih banyak kekurangannya.


Depok,  Maret 2013







DAFTAR ISI

A.    L atar Belakang

Sistem operasi Komputer adalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Sistem Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS.

B.     TUJUAN MAKALAH

Adapun tujuan pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas  IT. Selain itu, agar kita dapat mengetahui lebih detail apa yang dimaksud dengan operasi sistem komputer dan jenis-jenisnya

BAB 1   :   Pendahuluan

·         Latar Belakang Masalah

·         Tujuan Masalah

·         Sistematika Penulisan

BAB 2   :   Pembahasan

·         Konsep dasar penjadualan proses

·         1.1.Preemptive Scheduling
·         1.2. Dispatcher
·         Kriteria Penjadualan
·         Algoritma Penjadualan
    • First Come First Served Scheduling(FCFS)
    • Shortest Job First  Scheduling (SJF)
    • Priority Scheduling
    • Round Robin Scheduling
    • Multilevel Queue Scheduling

BAB 3   :   Penutup

·         Kesimpulan

·         Saran

BAB 2
PEMBAHASAN

1 . Konsep dasar penjadualan proses


  Penjadwalan adalah fungsi dasar dari sistem operasi  semua resources komputer dijadwalkan sebelum digunakan.
  Penjadwalan CPU adalah pemilihan proses dari Ready Queue untuk dapat dieksekusi.
  Penjadwalan CPU didasarkan pada sistem operasi yang menggunakan prinsip Multiprogramming.
  Penjadwalan bertugas memutuskan :
  Proses yang harus berjalan.
  Kapan dan selama berapa lama proses itu berjalan.
  Pada saat CPU Idle  SO harus memilih proses yang ada dalam memori utama (Ready Queue) dan mengalokasikan CPU untuk  mengeksekusinya.

2. Preemtive & Non-Preemtive Schedulling

  Terdapat 2 strategi penjadwalan :
  Penjadwalan Non Preemptive
  Jika proses sedang menggunakan CPU  proses tersebut akan membawa CPU sampai proses tersebut melepaskannya (berhenti dalam keadaan wait).
  Penjadwalan Preemptive
  Pada saat proses sedang menggunakan CPU  CPU dapat diambil alih oleh proses lain.
  Dalam hal ini harus selalu dilakukan perbaikan data.



3. Dispatcher

  Dispatcher adalah suatu modul yang akan memberikan kontrol pada CPU terhadap penyeleksian proses.
  Dispatch Latency adalah waktu yang dibutuhkan untuk menghentikan suatu proses dan menjalankan proses yang lain.

4. Kriteria Scheduling

  Adil, proses-proses diperlakukan sama, dalam artian adil. Adil disini tidak berarti terdapat perlakuan yang sama kepada setiap process, melainkan terdapat beberapa variabel seperti prioritas, dll yang akan dipelajari nanti.
  CPU  Utilization, diharapkan agar CPU selalu dalam keadaan sibuk, sehingga penggunaan CPU lebih optimal.
  Throughput, adalah banyaknya proses yang selesai dikerjakan dalam satu satuan waktu. Sasaran penjadwalan adalah memaksimalkan jumlah job yang diproses dalam satu satuan waktu.
  Turn  Around  Time, adalah banyaknya waktu yang diperlukan untuk mengeksekusi proses, dari mulai menunggu untuk meminta tempat di memori utama, menunggu di Ready Queue, eksekusi oleh CPU dan mengerjakan I/O.
  Turn Around Time waktu eksekusi + waktu tunggu.
  Sasaran Penjadwalan adalah meminimalkan waktu Turn Around Time.
  Waiting-Time, adalah waktu yang diperlukan oleh suatu proses untuk menunggu di ready queue. Sasaran Penjadwalan : meminimalkan waiting time.
  Response-Time, adalah waktu yang diperlukan oleh suatu proses dari minta dilayani hingga ada respon pertama menanggapi permintaan tersebut . Sasaran penjadwalan : meminimalkan waktu tanggap.                                         




5. Scheduling Algorithm

  Proses yang belum mendapatkan jatah alokasi dari CPU akan mengantri di ready queue.
  Algoritma Penjadwalan diperlukan untuk mengatur giliran proses-proses tersebut.
  Algoritma-algoritma penjadwalan :
         FCFS (First Come First Serve).
         SJF (Sortest Job First).
         Priority.
         Round Robin.

6. FCFS Algorithm

  Penjadwalan ini merupakan penjadwalan Non Preemptive.
  Dalam penjadwalan FCFS (First Come First Serve) :
         Proses yang pertama kali minta jatah waktu untuk menggunakan CPU akan dilayani terlebih dahulu.
         Begitu proses mendapatkan jatah waktu CPU  proses dijalankan sampai selesai/ sampai proses tersebut melepaskannya, yaitu jika proses tersebut berhenti atau meminta I/O.

  Contoh FCFS Scheduling :

  Mendahulukan proses dengan Burst-Time terkecil.
  Ada 2 Tipe :
                Jika ada proses P1 yang datang pada saat P0 sedang berjalan  akan dilihat CPU burst P1 
  Preemptive, Jika CPU burst P1 lebih kecil dari sisa waktu yang dibutuhkan oleh P0  CPU ganti dialokasikan untuk P1.
  Non Preemptive, Akan tetap menyelesaikan P0 sampai habis CPU burstnya.

  Contoh SJF Scheduling  Non Preemptive
  Waktu kedatangan sama
  Contoh SJF Scheduling  Non Preemptive
  Waktu kedatangan tidak sama





  Contoh SJF Scheduling  Preemptive
  Waktu kedatangan tidak sama


B. Priority Scheduling

  Tiap proses diberi skala prioritas, proses yang mendapatkan prioritas tertinggi mendapat jatah waktu pemroses
  Jika beberapa proses memiliki prioritas yang sama akan digunakan algoritma FCFS
  Prioritas meliputi :
  Waktu
  Memori yang dibutuhkan
  Banyaknya file yang dibuka
  Perbandingan antara rata-rata I/O Burst dengan rata-rata CPU Burst

  Algoritma Priority Scheduling dapat bersifat Preemptive atau Non Preemptive.
Jika ada proses P1 yang datang pada saat P0 sedang berjalan  akan dilihat prioritas P1, Jika prioritas P1>P0, maka :
  Pada Non Preemptive, Algoritma tetap akan menyelesaikan P0 sampai habis CPU burstnya dan meletakkan P1 pada posisi head queue.
  Pada Preemptive, P0 akan dihentikan dulu dan CPU ganti dialokasikan untuk P1.


  Contoh Priority Schedulin

C.Round Robin Algorithm

  Konsep dasar algoritma ini menggunakan time sharing
  Pada dasarnya, prinsip hampir sama dengan FCFS, tapi bersifat preemptive
  Tiap proses akan dibatasi waktu prosesnya, yang disebut quantum time
  Keuntungan algoritma round robin :
  Adanya keseragaman waktu
  Kelemahannya :
  Jika quantum time sangat besar  switching yang terjadi akan semakin sedikit (seperti FCFS)
  Jika quantum time terlalu kecil  switching yang terjadi akan semakin banyak, sehingga banyak waktu yang terbuang

  Ketentuan Algoritma Round Robin adalah :
  Jika proses memiliki CPU Burst < Quantum Time, maka proses akan melepaskan CPU, jika telah selesai digunakan  CPU dapat segera digunakan oleh proses selanjutnya
  Jika proses memiliki CPU Burst > Quantum Time, maka proses tersebut akan dihentikan jika sudah mencapai quantum time dan selanjutnya mengantri kembali pada posisi tail queue  (ekor dari  ready queue), CPU kemudian menjalankan proses berikutnya
  Jika quantum time belum habis dan proses menunggu suatu kejadian (selesainya operasi I/O), maka proses menjadi blocked dan CPU dialihkan ke proses lain

  Contoh Round Robin Scheduling :

BAB 3 PENUTUP


A.    Kesimpulan


Jadi

·         Konsep dasar penjadualan proses

·         1.1.Preemptive Scheduling
·         1.2. Dispatcher
·         Kriteria Penjadualan
·         Algoritma Penjadualan
    • First Come First Served Scheduling(FCFS)
    • Shortest Job First  Scheduling (SJF)
    • Priority Scheduling
    • Round Robin Scheduling
    • Multilevel Queue Scheduling

Sangat penting untuk pendahuluan sebelum anda mengenal OS  (Operating Sytem) atau menggunakannya karena untuk mengetahui kinerja kinerja yang di lakukan oleh kernel OS dan library lainya.

B.     Saran

Pahami lah terlebih dahulu tentang sistem OS sebelum menggunakan atau menginstallnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar